Di sebuah aplikasi gacha yang diklaim bisa 'pull to max level', pemain pertama kali menemukan kartu legendari dengan sekutu tuannya. Tapi siapa sangka kartu itu justru mengungkap skema manipulasi probabilitas oleh pengembang game itu sendiri. Mereka yang berhasil pull langsung ke max level akhirnya menjadi alat uji coba eksperimen psikologis berikutnya. Sementara itu, komunitas pemain mulai menyadari bahwa progres 'maksimal' sebenarnya bukan milik mereka, tapi data yang digali untuk profil perilaku super-dipercaya. Siapa yang sebenarnya menentukkan taruramu berikutnya? Pertanyaannya bukan lagi berapa kali pull, tapi apakah kamu pull-nya untuk siapa.