Disebut Eden, tapi hutan ini bukan taman yang tenang. Sesuatu yang lebih tua dari manusia masih hidup di dalamnya, dan ia lapar. Satu kelompok kecil terjebak di lingkaran itu. Mereka mulai sadar, bertahan hidup bukan lagi soal makan atau minum, tapi soal siapa yang rela dikorbankan lebih dulu. Aturan di sini tidak pernah berubah. Lingkarannya selalu pulang ke titik awal yang sama, dan tidak ada yang ingat bagaimana semuanya bermula.