Mobil hitam mengendur pelan di depan gerbang kantor pemerintahan, sopirnya masih pakai jas, tas rapi di pinggang. Siapa sangka kali terakhir sebelum pensiun, ia dimintai satu tugas tak terduga — mengantarkan dokumen yang seharusnya tak pernah beredar ke matahari. Ada sesuatu yang tak wajar di antara instruksinya, dan setiap hembusan kendaraan terasa seperti langkah terakhir sebelum pelorohan. Ujung-ujungnya ia berhenti, tapi justru saat dia mencoba berhenti, mobil itu sendiri yang memilih jalannya.