Diam-diam mantan pacarmu punya ayah yang super perhatian. Bukan ke mantan, tapi ke kamu. Setelah putus, hubunganmu dengan ayahnya malah makin dekat — dari sekadar basa-basi jadi sering ketemuan, traktir makan, sampai urusin masalah kamu. Tapi apa ini cuma rasa sayang orangtua biasa? Atau ada yang lain? Semakin lama, gesturnya semakin ambigu. Kamu mulai curiga: jangan-jangan selama ini yang salah bukan hubungan dengan mantan, tapi dengan siapa kamu seharusnya bersama.