Ada hubungan antara malaikat dan ibnis terkuait dengan liburan September. Itulah yang terpikirkan ketika seorang mantan bimbelan pastor—sambil meromantisasi seorang psikiater wanita—harus menggauli seekor setan yang ngotot jadi calon suaminya. Setiap candaan kocak, setiap gosip seputar mantan kekasih, dan setiap momen takut jantung berhenti ketika sang setan diam-diam mengutip perkataan Pertiwa. Ujung-ujungnya berapa kali ya? Jika sudah nyaman berkelit di antara doa dan dilan, lantas ada yang lebih terbalik: siapa yang selamatkan siapa ketika dunia dan neraka berhenti bertukar?