Aroma feromon yang tak bisa ditolak. Itulah satu-satunya daya tarik yang tersisa di dunia serigala berhierarki tinggi ini, di mana status alfa menentukan segalanya dan omega hanya pion dalam permainan kekuasaan. Pemilik feromon istimewa tersebut terjebak di antara kewajiban tunduk dan hasrat untuk merdeka. Sang Raja Alpha menginginkannya secara mutlak, menuntut kepemilikan penuh atas tubuh dan bau yang secara biologis membuat seluruh kawan tunduk patuh. Konflik semakin memanas saat kekuasaan sang raja goyah dari dalam, pemberontakan mengancam, dan feromon yang ia anggap miliknya segera menjadi rebutan faksi-faksi yang lebih berbahaya. Akankah pemilik feromon itu menerima takdirnya atau justru menghancurkan hierarki yang membelenggunya?