Punya pacar galak itu kayak pelihara singa betina — setiap hari harus hati-hati. Tapi cowok ini memilih jalan beda: nggak ngelawan, malah nyerah total. Dia sadar kalau perang sama gebetan cuma bikin rumah berantakan. Diam-diam dia belajar baca mood pacar, pelajari jurus ngalah yang bikin hubungan malah makin adem. Temen-temennya heran, keluarga pacar curiga, sementara dia asyik nikmatin drama tiap hari. Tapi apa iya cinta yang satu ini cuma soal ngalah terus? Atau ada batasnya kapan seorang cowok harus berhenti jadi karpet?