Bayangkan punya anak super jenius, tapi suami yang super dominasi. Hidup Mbak Rini kayak roller coaster — di satu sisi bangga sama prestasi si kecil, di sisi lain setiap langkah diawasi dan diatur suami. Anaknya pinter banget, tapi malah jadi alat kontrol. Mbak Rini diam-diam mulai mikir: mana kebahagiaannya sendiri? Sampai kapan dia mau jadi boneka?