Sepuluh tahun. Selama itu Kaira hidup di bawah tekanan mental Keluarga Rinaldi, tanpa celah untuk bernapas. Lalu dia bertemu Arzen — dan awalnya, Arzen cuma alat. Kaira memanfaatkan kepatuhan butuhnya sebagai tiket keluar dari keluarga itu. Tapi diam-diam, Arzen bukan boneka. Dia patuh, ya, tapi kepercayaannya pada Kaira total, tanpa syarat. Nggak ada yang pernah lihat Kaira seperti itu sebelumnya. Perlahan batas antara misi dan perasaan mulai kabur. Yang tadinya strategi, berubah jadi sandaran. Tapi apakah Kaira benar-benar sembuh, atau hanya pindah dari satu penjara ke penjara lain?