Judulnya sendiri sudah bikin penasaran: apa jadinya kalau hati manusia diperlakukan seperti sampel yang bisa diprogram? Detail plot film ini memang belum banyak beredar, tapi dari judulnya tercium premis fiksi ilmiah yang bermain di batas antara manusia dan mesin. Bayangkan sosok yang hidup dengan emosi tertanam, bukan tumbuh alami, lalu harus memilih mana perasaan yang asli dan mana yang cuma kode. Pertanyaan soal cinta, kebebasan, dan identitas sepertinya jadi inti ceritanya. Sisanya? Silakan buktikan sendiri seberapa jauh hati bisa bertahan tanpa diprogram.