Bagaimana rasanya dilatih jadi senjata, bukan dinasti? Putri mahkota satu kerajaan lama nggak pernah belajar menyulam. Dia belajar membelah. Saat tentaranya kalah di medan perang dan istana jatuh ke tangan musuh, dia yang tersisa. Seorang panglima pensiunan melatihnya diam-diam — gerak pedang, taktik, kapan harus mundur. Setiap kemenangan kecil di medan membuat dia lebih dekat ke jawabannya. Tapi jawabannya justru menunjuk ke arah yang nggak pernah dia bayangkan.