Orang tua yang selama ini nurut aturan, tiba-tiba bersedia melangkahi semua batas demi anaknya. Anaknya terjerat masalah besar yang bisa merusak masa depannya. Dia mulai melakukan hal-hal yang selama ini dianggap salah, tanpa peduli risiko atau hukungan. Semua tindakannya didorong keyakinan bahwa anaknya adalah satu-satunya alasan dia bertahan. Yang tidak dia duga, tindakan itu malah membuka luka masa lalu yang disembunyikan, dan mengancam hubungan mereka selamanya.