Ditemukan di antara reruntuhan kuil, seekor monster yang tak pernah makan pun mulai memilih makanan sendiri — ayam, sama sekali tidak bergerak, seakan hidup di dalam gabus bergetar. Adipati yang sempat menjajah tiga desa itu mengangguk kaku, lalu berkata dalam napas sekaligus: "Jika kau mau tenang, aku akan mengalah.". Kakak beradik yang tak pernah diajak bicara pun mulai memperhatikan: setiap kali monster menyendiri, suaranya benar-benar berubah jadi tidak berbahaya, dan justru saat ia kembali bersatu dengan kelintannya, rasa takut yang terpendam pada dada Adipati mulai melemah. Tapi ada satu hal yang belum pernah terjadi — monster pernah tiba-tiba menangis, lalu meminta maaf pada dirinya sendiri di cermin. Siapa sangka ternyata, monster itu lebih takut pada dirinya sendiri, bukan pada Adipati.