Setiap kali ada notif masuk, detak jantungmu berhenti sejenak. Itu yang terjadi sejak kamu nekat membalas DM mantan yang sudah enam bulan diam. Ternyata dia masih aktif, masih online, dan justru balas kamu dalam hitungan menit — lalu ngajak ngobrol sampai subuh. Obrolan yang seharusnya cuma iseng malah mulai berulang, seolah waktu sudah kembali meski cuma di kolom chat. Ujung-ujungnya kamu nggak nyangka, ini bukan soal dia yang kembali, tapi kamu yang baru saja benar-benar pergi.