Seorang ibu menatap sampul keluarga di album foto yang sudah pudar, ternyata wajah anaknya tak lagi muncul di situ. Kenyataannya, putrinya dilaporkan menghilang saat umur tujuh belas — belum ada mayat, belum ada jejak. Yang tersisa cuma pesan singkat yang dikirim dari akun yang diklaimnya: 'Aku butuh ruang'. Tahun-tahun kemudian, ibu masih merajut setiap detail kecil yang pernah dia simpan: selembar stiker, catatan belanja, dan rekaman suara bekas yang tak pernah dia dengar sampai kemarin. Siapa yang sebenarnya mengendalikan suara itu, dan mengapa ia tahu alamat ibu sekarang? Ada yang mencoba memberi tahu ibu — tapi apakah ia benar-benar datang dari anaknya, atau jebakan terakhir yang disusun berjam-jam sebelum kejadian?