Kata-kata sudah habis diucapkan dan tangannya sudah berhenti bergerak di sana hanya sisa keheningan yang terasa lebih berat dari semua kalimat pahit yang pernah dipertukarkan sebelumnya di ruangan itu sendiri Nggak ada alasan baru yang muncul untuk bertahan dan diam-diam dia menyadari bahwa kesedihan ini bukan tentang kehilangan satu orang tapi tentang kehilangan versi dirinya yang dulunya masih percaya bahwa air mata punya makna tertentu Kini tinggal satu langkah lagi yang harus diambil apakah mundur atau melangkah dan siapa yang akan menanggung konsekuensinya nanti malam setelah pintu ini ditutup?