Seorang gadis pulau kecil tiba-tiba dikubur hidup-hidup karena dianggap sebagai pengantin yang harus mengalahkan dewa laut. Ternyata, ia bukan korban — melainkan keturunan penyelamat yang selama ini ditunggu oleh desa. Setiap generasi, seekor naga laut bangun dan menuntut pengorbanan. Kali ini, yang dipilih justru adalah anak yang dilahirkan saat badai terbesar dilihat. Sang nenek, penjaga lama, diam-diam menyimpan senjata tajam dari zaman leluhur. Ujung-ujungnya, yang dipanggil bukanlah dewa yang dimaksud, tapi sesuatu yang lebih lama — dan ia mengenal nama gadis itu sejak lahir.