Di ujung gang sempit kota tua, ada kedai kecil yang selalu buka sampai larut malam tanpa tanda nama di pintunya. Orang-orang datang ke sana dengan masalah yang tidak bisa diceritakan ke orang lain: korban penipuan yang kehilangan tabungan, anak yang kabur dari rumah karena konflik keluarga, bahkan pejabat yang terjebak skandal korupsi. Pemiliknya tidak pernah memperlihatkan wajah, hanya menyediakan teh hangat dan nasihat yang aneh tapi selalu tepat. Tidak ada yang tahu dari mana ia datang, atau apa motifnya membuka tempat itu. Apakah kedai itu benar ada, atau hanya dongeng yang diturunkan untuk memberi harapan pada orang yang putus asa?