Cinta itu tumbuh liar. Tidak di taman yang rapi, tapi di sela-sela pohon yang saling berebut cahaya. Dua orang tersesat di hutan yang sama, lalu diam-diam meninggalkan jejak di hati satu sama lain. Tapi hutan bukan cuma tempat bertemu—ia juga tempat kehilangan. Ketika kabut turun, batas antara kenyataan dan khayalan mulai kabur. Apakah mereka benar-benar bersama, atau hanya dua jiwa yang saling membayangi di antara dedaunan yang tak pernah diam?