Seorang ibu yang terlalu protektif diam-diam membeda-bedakan anak-anaknya sendiri. Anak sulung selalu dituntut sempurna, sementara bungsu dimanja tanpa batas. Tapi siapa sangka, kasih sayang yang timpang itu justru menghancurkan hubungan satu sama lain. Pertengkaran demi pertengkaran terjadi, dan luka masa kecil yang mengendap mulai mengancam keutuhan keluarga. Sampai kapan seorang anak bisa bertahan hidup dengan luka batin dari orang terdekatnya?