Perpisahan yang tidak berteriak seringkali lebih menusuk dari yang berteriak. Film ini mengisahkan perjalanan seseorang yang memutuskan untuk meninggalkan pasangannya tanpa drama besar, penuh keheningan di antara penggalan dan perpisahan yang saling pengertian. Konfliknya tersembunyi di perasaan tertahan: antara keinginan pergi dan rasa takut menyakiti, tanpa adegan pertengkuran besar yang biasa ada di kisah percintaan konvensional. Apakah perpisahan tenang seperti angin ini benar-benar lebih baik, atau cuma cara menghindari rasa sakit lebih dalam?