Seorang anak nekat mengganti ayahnya sendiri. Bukan karena benci, tapi karena percaya itu satu-satunya jalan mengubah nasib keluarganya yang terpuruk. Diam-diam ia menyusun rencana, memilih pengganti yang lebih kaya dan lebih peduli. Tapi mengganti figur ayah bukan soal ganti orang—ada ikatan yang tak bisa diputus seenaknya. Konflik dimulai saat ayah kandung mulai curiga ada yang aneh dengan sikap anaknya. Siapa sangka, usaha mengubah nasib justru membuka luka lama yang selama ini terkubur.