Dua bersaudara terpisah oleh pilihan bertentangan. Di tengah hiruk pikuk dunia perkelahian senjata, mereka akhirnya bertemu lagi di ujung pedang, terpaksa berhadapan dengan masing-masing memegang sisi yang berlawanan. Kedua saudara ini dulu pernah berjanji untuk selalu melindungi satu sama lain, tapi kini mereka dihadapkan pada pilihan yang tak mungkin bisa mereka abaikan. Konflik persaudaraan yang dipanas-panasi oleh kepentingan luar semakin memuncak. Apakah ikatan darah bisa menang atas prinsip yang mereka pegang teguh?