Seorang perempuan muda terbangun di ruang bawah tanah tanpa ingatan apa-apa. Hanya suara berat yang terus memanggilnya dari speaker tua di sudut ruangan, dan setiap kali suara itu bicara, dia merasa ada yang menggerogoti pikirannya. Tidak ada jendela, tidak ada pintu yang terlihat, hanya laci besi berisi kertas-kertas usang yang ditulisi namanya sendiri. Genre horor psikologis dari Indonesia yang belum dirilis ini mengikuti tradisi ketegangan ruang tertutup khas film thriller lokal. Ketika perempuan itu mulai membaca kertas-kertas itu, dia sadar bahwa dia bukan korban pertama, dan suara itu mungkin bukan manusia.