Seorang perempuan misterius mengirim surat ke Kutub Utara. Bukan permintaan boneka atau sepatu roda. Dia minta Santa sendiri. Bukan mainan, bukan hadiah. Tapi Santa yang asli, dengan tubuh hangat dan janggut lebat. Surat itu nyasar ke meja seorang pria dewasa yang kebetulan kerja di perusahaan pos. Namanya Aris, bosan dengan rutinitas, dan punya bakat iseng. Dia balas surat itu dengan gaya Santa. Percakapan mulai. Yang awalnya bercanda, ujung-ujungnya jadi serius. Aris harus memilih: jujur soal identitasnya, atau lanjut jadi Santa palsu yang diam-diam jatuh cinta pada pengirim surat.